hai kawan. lama tak bersua :)
right now i want to post about something that we have to think about, as a citizen, as a teenager, as a adult-growing-to-be.
kalian tahu kan bahwa sekarang ada sekolah yang menerapkan tes keperawanan bagi siswi-siswinya, atau tes kehamilan. lalu tahu dong kalau ketahuan nggak perawan atau hamil, siswi bisa dikeluarkan dari sekolah.
pertanyaannya: adil gak sih?
oke. tilik-tilik dulu.
pertama, kenapa harus cewek? kenapa harus kaum hawa yang dites? lalu bagaimana nasib siswa lelaki yang sudah melepaskan virginity-nya? dikeluarkan jugakah? namun yang lebih mendasar: laki-laki dites jugakah? kalau tidak, ini tentu bersifat diskriminatif. banget. sekali. Hanya karena kita (cewek) punya vagina dan rahim, lalu memiliki kemampuan dan kodrat untuk hamil, kita bisa disalahkan atas dasar itu?
dan bagaimana bagi mereka yang telah mengalami pelecehan seksual ataupun pemerkosaan? patut tidak mendapat pendidikan juga? patut disalahkan juga?
sungguh deh, kebijakan-kebijakan kayak gini itu sudah melanggar UUD 1945. Lihat aja bab tentang HAM sama pasal 31 tentang pendidikan itu. disitu diatur bahwa kesehatan reproduksi dan pendidikan jadi hak setiap warga negara. Ditambah lagi UU lain tentang HAM, kayak UU no. 39 tahun 1999.
kedua, kalau di sekolah sendiri nggak diajarkan pendidikan kesehatan reproduksi atau sekedar pengetahuan seks, untuk bikin kebijakan seperti itu, hem bagaimana ya saya speechless -_-, hem ibaratnya sama saja belum diajari berjalan namun dihukum kalau berlari. mengerti kan maksudnya? hehe
yang pasti, kebijakan yang saya pikir menyimpang ini bertentangan dengan UU no. 36 tahun 2000 tentang kesehatan pasal 137 yang membahas syarat tes kehamilan, dan UU no. 23 tahun 2003 tentang perlindungan anak.
jadi, banyak alasan untuk menolak kebijakan anak gadis tak perawan nggak boleh sekolah atau yang hamil nggak boleh sekolah itu. Malah, itu menunjukkan bahwa sikap sekolah yang semau-maunya dan rada diktator. so, are ya agree with moi ?
5° day of Milan fashion week
-
Fifth day of the Milan fashion week: I've attended the Byblos, Missoni,
Frankie Morello and the Ferragamo fashion shows. I wore a total look by
Byblos for...
3 hours ago

2 kid shouted:
mungkin gadis-gadis harus dikeluarkan dari sekolah kemudiannya dihantar ke pusat penjagaan yang menempatkan penjagaan yang lebih baik, supaya mereka tidak disisihkan oleh masyarakat. mingkin lebih selesa dengan kemudahan.agar cewek2 tidak sembunyi kehamilan mereka dan pantas mempelajari gimana mahu urusin future babies. dan ini haruslah diaplikasikan kepada boys yg menjadi penyebab kehamilan. =) its just my opinion
tapi kenyataannya mereka hanya dikeluarkan dari sekolah. dan selesai. that's it. saya sama sekali belum pernah mendengar tentang 'pembinaan' atau 'rehabilitasi khusus' untuk ibu muda atau bapak muda sekalipun di Indonesia. and I agree bahwa lelaki yang melakukan juga seharusnya ditindak lanjuti juga, jika perempuannya ditindak lanjuti, karena pelakunya tak hanya perempuan, namun juga laki-laki. thanks for commented this :)
Post a Comment